Teologi Kosmik Logos dan Logoi dalam Pemikiran Maximus the Confessor: Jalan Kosmos Menuju Persatuan dengan Allah
DOI:
https://doi.org/10.63832/dcb74v22Keywords:
Logos, logoi, penciptaan, kosmos, theosisAbstract
Penelitian ini membahas konsep Logos dan logoi dalam pemikiran Maximus the Confessor serta kaitannya dengan teologi kosmik. Kajian ini berangkat dari kecenderungan yang memisahkan Allah dari ciptaan dan memandang kosmos hanya sebagai realitas material. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui pengumpulan, pembacaan, dan analisis terhadap buku, artikel teologi, jurnal, serta diktat yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Logos dipahami sebagai Kristus, sumber, pusat, dan tujuan seluruh ciptaan, sedangkan logoi merupakan prinsip atau kehendak ilahi yang memberikan identitas, makna, keteraturan, dan arah bagi setiap ciptaan. Melalui partisipasi dalam Logos, keberagaman ciptaan tetap mempertahankan keunikannya, tetapi membentuk kesatuan yang koheren dan terarah pada persatuan dengan Allah. Gerak ini mencapai kepenuhannya dalam theosis tanpa menghilangkan identitas ciptaan. Manusia berperan secara partisipatif dalam mengarahkan seluruh ciptaan menuju kepenuhan dan persatuan dengan Allah melalui Kristus sebagai Logos. Dengan demikian, alam semesta dipahami sebagai teofani kosmik dan manifestasi harmonis dari hikmat ilahi, bukan sekadar objek material.
Downloads
References
Adiprasetya, J. 2017. “Dua Tangan Allah Merangkul Semesta: Panentheisme dan Theenpanisme.” Journal of Theology 1 (7): 24–41.
Denish, S., I. Sahapudi, and R. Gulo. 2025. “Logos Abadi dalam Kefanaan: Eksplorasi Kristologi Identitas Ilahi dalam Pengkhotbah 3:11.” Jurnal Teologi Pantekosta 8 (1): 43–66.
Denyka Munthe, A. S. 2025. “Paradoks Tritunggal: Sebuah Tinjauan Logis tentang Tiga dalam Satu.” 2 (2): 164–182.
Desriani Purba, N., S. Sihombing, S. T. Teologi, and T. Parapat. 2024. “Logos adalah Allah: Kajian Biblikal atas Yohanes 1:1–5.” Jurnal Teologi Trinity 1 (2): 97–106.
Halawa, R. V. 2022. “Tuhan sebagai Pencipta: Konsep Penciptaan Jagat Raya Berdasarkan Kitab Kejadian Pasal 1–2.” Jurnal Teologi dan Misi 5 (1).
Harefa, F. L., and A. Info. 2020. “Menggunakan Konsep Inkarnasi Yesus sebagai Model Penginjilan Multikultural.” 16: 50–61. https://doi.org/10.46494/psc.v16i1.75.
Hendi. 2025a. Diktat Komprehensif: Liturgi Kosmik Pemikiran St. Maximus Sang Pengaku Iman Menurut Hans Urs von Balthasar. Purwokerto: STT Soteria Purwokerto.
Hendi. 2025b. Diktat Teologi Sistematika St. Maximus Sang Pengaku. Purwokerto: Sekolah Tinggi Teologi Soteria.
Hendi. 2026. Teologi St. Maximus Sang Pengaku Iman: Sebuah Pengantar Sistematis. Purwokerto: Sekolah Tinggi Teologi Soteria.
Hermawan, P. 2022. “Penciptaan, Kejatuhan Manusia dalam Dosa dan Puncak Sejarah Keselamatan pada Kristus dalam Perspektif Gereja.” Felicitas 2 (2): 107–118.
Lengkong, S. 2023. “Relasi Logos Allah dengan Manusia: Refleksi Mazmur 8:5–6.” Jurnal Teologi, Sosial, dan Budaya 6 (2): 5–6.
Lurusman Jaya Hia, H. 2023. “Manusia dalam Penciptaan: Kosmologi Menurut St. Maximus the Confessor dan Implikasinya bagi Iman Kristen.” Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 6 (1): 1–14.
Pranoto, M. M. 2018. “Misteri Kristus dan Kristus Pemersatu Ciptaan dalam Teologi Filosofis Maximus the Confessor: Sebuah Tinjauan Kritis.” Jurnal Theologi In Loco 1 (1): 57–71.
Pranoto, M. M. 2024. “Inkarnasi Allah sebagai Mahkota Sejati Ciptaan dalam Teologi Maximus the Confessor.” Jurnal Abdiel 2 (2): 136–150. https://doi.org/10.37368/ja.v8i2.808.
Purwonugroho, D. P., and L. B. Pranatha. 2025. “Logos sebagai Titik Temu Teologi dan Filsafat: Kajian Eksegesis Biblikal atas Yohanes 1:1 dalam Dialog dengan Filsafat Stoa.” Jurnal Epigraphe 9 (2): 231–243.
Santosa, H., Y. Antonius, and J. Mesakh. 2025. “Teologi Penciptaan sebagai Paradigma Epistemologis dalam Menanggapi Krisis Kebenaran Era Post-Truth.” 9 (1): 54–69.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Damica Alberitna Waruwu (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




